“UMKM TIDAK CUKUP DIBERI MODAL, PASARNYA HARUS DIBUKA”

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan kekuatan ekonomi rakyat. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, UMKM terus menjadi sumber penghasilan keluarga, menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan perekonomian dari desa hingga perkotaan.
Namun, persoalan UMKM tidak hanya berkaitan dengan kekurangan modal. Banyak pelaku usaha telah mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi masih kesulitan memperoleh akses pasar, tempat berjualan yang layak, jaringan distribusi, promosi, teknologi, serta kemitraan usaha yang adil.
Bantuan modal tanpa pembukaan akses pasar hanya akan menyelesaikan persoalan sementara. Setelah produk dihasilkan, pelaku UMKM tetap harus menghadapi persaingan yang tidak seimbang, biaya distribusi yang tinggi, keterbatasan pemasaran, serta dominasi produk dari perusahaan besar.
SIKAP ORGANISASI RAKYAT INDONESIA
Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) menegaskan bahwa kebijakan pemberdayaan UMKM harus dilaksanakan secara menyeluruh, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan pendapatan rakyat.
Pemerintah pusat dan daerah harus menghadirkan kebijakan nyata untuk:
1. Membuka ruang yang lebih luas bagi produk UMKM dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
2. Menyediakan pasar rakyat, sentra UMKM, ruang promosi, dan tempat usaha yang layak serta terjangkau.
3. Mendorong toko modern, pusat perbelanjaan, BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta untuk bermitra serta menyerap produk UMKM lokal.
4. Membantu pelaku UMKM memperoleh legalitas usaha, sertifikasi halal, izin edar, standardisasi produk, dan perlindungan merek.
5. Memperkuat pelatihan pemasaran digital, pengemasan, manajemen usaha, serta jaringan distribusi hingga pasar nasional dan internasional.
6. Melindungi UMKM dari praktik monopoli, persaingan tidak sehat, pinjaman yang memberatkan, dan kemitraan yang merugikan.
7. Memprioritaskan penggunaan produk lokal dalam kegiatan pemerintahan, pendidikan, pariwisata, industri, serta berbagai acara masyarakat.
ORI juga mengajak masyarakat untuk ikut memperkuat ekonomi rakyat dengan membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk UMKM lokal. Setiap pembelian terhadap produk rakyat merupakan dukungan nyata bagi keberlangsungan usaha, lapangan kerja, dan kesejahteraan keluarga Indonesia.
UMKM HARUS NAIK KELAS
Keberhasilan program UMKM tidak boleh hanya diukur dari banyaknya bantuan modal yang disalurkan. Keberhasilannya harus terlihat dari meningkatnya penjualan, bertambahnya pelanggan, meluasnya jaringan pemasaran, terciptanya lapangan kerja, serta meningkatnya kesejahteraan pelaku usaha.
UMKM tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri setelah menerima bantuan. Negara harus hadir dari proses produksi, perizinan, pembinaan, promosi, hingga memastikan produknya mendapatkan pasar.
UMKM TIDAK HANYA MEMBUTUHKAN MODAL UNTUK MEMULAI, TETAPI JUGA PASAR UNTUK TUMBUH DAN BERTAHAN.
Mari bergerak bersama membangun ekonomi rakyat yang mandiri, adil, dan berkelanjutan.
🇮🇩 SALAM ORI!
ORI Bersatu, ORI Bergerak,
ORI Berjuang untuk Rakyat Indonesia.