RILIS BERITA
ORI GELAR RAPAT NASIONAL MELALUI ZOOM, PERKUAT KONSOLIDASI DAN ARAH PERJUANGAN ORGANISASI

Jakarta, 23 Agustus 2026 — Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) telah menyelenggarakan rapat nasional secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu malam (23/8/2026). Rapat tersebut diikuti sekitar 95 peserta yang terdiri atas jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pimpinan Anak Cabang (PAC), serta kader ORI dari berbagai wilayah Indonesia.
Rapat dibuka dengan semangat kebangsaan dan persatuan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Sekretaris Jenderal ORI, Ferri Nuzarli, S.E., S.H., mengenai sejarah, visi, misi, struktur organisasi, serta arah perjuangan ORI ke depan.
Dalam arahannya, Sekjen ORI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus dan kader yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan dalam membangun serta mengembangkan ORI di berbagai daerah.
“ORI dibangun melalui semangat kebersamaan. Besar atau kecilnya organisasi ini sangat bergantung pada niat, kerja sama, dan kontribusi seluruh pengurus serta kader di Indonesia,” ujar Ferri Nuzarli.
ORI Tegaskan Identitas sebagai Organisasi Masyarakat
Dalam rapat tersebut ditegaskan bahwa ORI merupakan organisasi kemasyarakatan yang terbuka bagi seluruh elemen rakyat. Meskipun ORI turut dibangun oleh para tokoh dan aktivis pekerja, ruang perjuangannya tidak terbatas pada persoalan ketenagakerjaan.
ORI membuka diri bagi pekerja, petani, nelayan, pelaku UMKM, pedagang, pemuda, perempuan, penyandang disabilitas, mahasiswa, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, kalangan profesional, pensiunan, veteran, serta seluruh lapisan masyarakat.
ORI juga menegaskan tidak akan berubah menjadi partai politik. Namun, sebagai organisasi rakyat, ORI tetap memiliki kesadaran politik dan dapat menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik untuk menyampaikan aspirasi masyarakat serta memperjuangkan kebijakan yang sejalan dengan kepentingan rakyat.
Setiap kader ORI diberikan kebebasan untuk menggunakan hak politiknya. Namun, kepentingan organisasi tidak boleh dibawa atau dikendalikan oleh partai politik tertentu.
Berlandaskan Pancasila dan UUD 1945
ORI berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta berpegang teguh pada prinsip demokrasi, keadilan sosial, persatuan, gotong royong, kemandirian, dan solidaritas.
Visi ORI adalah mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil, makmur, demokratis, berdaulat, dan sejahtera melalui penguatan organisasi rakyat yang mandiri, progresif, serta berpihak kepada kepentingan rakyat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ORI menetapkan sejumlah misi utama, yaitu:
- Menghimpun dan mengorganisasikan kekuatan rakyat dalam satu wadah perjuangan.
- Meningkatkan kesadaran hukum, politik, ekonomi, sosial, ketenagakerjaan, dan lingkungan hidup.
- Menyelenggarakan pendidikan, pelatihan, dan kaderisasi bagi anggota.
- Melakukan advokasi dan pembelaan terhadap hak-hak rakyat.
- Mendorong terciptanya lapangan kerja, perlindungan sosial, dan kesejahteraan masyarakat.
- Membangun kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, serikat pekerja, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, media, serta berbagai pemangku kepentingan.
- Berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial.
Sepuluh Sikap Strategis ORI
Rapat nasional melalui Zoom Meeting tersebut juga membahas sepuluh sikap dan fokus perjuangan ORI, meliputi:
- Pemberantasan korupsi secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.
- Reformasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik.
- Perlindungan pekerja dan penguatan keadilan sosial.
- Pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
- Penguatan UMKM, koperasi, industri nasional, dan ketahanan pangan.
- Pemerataan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan.
- Penegakan hukum dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
- Penguatan persatuan serta penolakan terhadap radikalisme, intoleransi, ujaran kebencian, dan politik identitas yang memecah belah.
- Perlindungan lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab.
- Transformasi digital, perlindungan data pribadi, dan peningkatan partisipasi rakyat dalam demokrasi.
ORI juga menegaskan bahwa setiap calon pengurus harus memiliki integritas, bersih dari korupsi, dan tidak memiliki rekam jejak tindak pidana yang dapat mencederai nama baik organisasi.
Daerah Diminta Aktif Membangun Kemitraan
Seluruh jajaran ORI di daerah didorong segera membangun komunikasi dan kemitraan dengan pemerintah daerah, lembaga negara, organisasi kemasyarakatan, serikat pekerja, perguruan tinggi, media massa, dunia usaha, serta komunitas masyarakat.
Kemitraan tersebut diarahkan untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat, pendidikan, pelatihan, kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja, perlindungan lingkungan, kegiatan sosial, dan penyaluran program tanggung jawab sosial perusahaan agar tepat sasaran.
Perkuat Gerakan Media dan Informasi
Rapat turut menekankan pentingnya media massa dan media sosial sebagai sarana menyampaikan sikap, program, serta kerja nyata ORI kepada masyarakat.
Melalui gerakan publikasi yang aktif dan berkelanjutan, seluruh jajaran ORI diminta tidak hanya menyebarkan informasi dari pusat, tetapi juga mengangkat persoalan rakyat di daerah masing-masing serta menawarkan solusi yang konstruktif dan konstitusional.
Program publikasi harian ORI diharapkan menjadi bagian dari strategi untuk memperluas jangkauan organisasi, menjaring aspirasi masyarakat, dan memperkuat kehadiran ORI di ruang digital.
Satukan Ilmu, Tenaga, dan Kepedulian
Menutup arahannya, Sekjen ORI mengajak seluruh kader memberikan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing, baik melalui ilmu pengetahuan, tenaga, pemikiran, materi, maupun akhlak dan sikap yang baik kepada masyarakat.
“Dengan kemampuan yang berbeda-beda, kita dapat saling mengisi dan menyatukannya menjadi kekuatan besar. ORI harus hadir sebagai organisasi yang bermanfaat dan benar-benar bekerja untuk rakyat,” tegasnya.
Rapat berlangsung dengan semangat persaudaraan, dialog, dan komitmen bersama untuk memperkuat struktur organisasi dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa.
Kegiatan ditutup dengan ajakan kepada seluruh pengurus dan kader agar menjaga persatuan, meningkatkan kerja nyata, serta terus membangun ORI sebagai rumah perjuangan bersama bagi seluruh rakyat Indonesia.
🇮🇩 SALAM ORI!
ORI Bersatu, ORI Bergerak, ORI Berjuang untuk Rakyat Indonesia.