SEKJEN ORI PAPARKAN PERAN STRATEGIS ORGANISASI RAKYAT KE DEPAN

Perkuat Pelayanan Sosial, Bantuan Hukum, Media, dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
Dalam pertemuan ramah tamah bersama jajaran pengurus, Sekretaris Jenderal Organisasi Rakyat Indonesia (ORI), Ferri Nuzarli, S.E., S.H., memaparkan arah dan peran strategis ORI ke depan sebagai organisasi yang hadir, bekerja, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Ferri Nuzarli, kebesaran sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya struktur kepengurusan, tetapi terutama oleh seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat. Karena itu, program-program ORI harus dapat dilaksanakan secara nyata mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten dan kota.
“Ketika masyarakat merasakan langsung manfaat dari keberadaan ORI, mereka akan mengenal, mempercayai, dan bersama-sama membesarkan organisasi ini,” ujar Ferri Nuzarli.
Pelayanan Sosial dan Jaminan Kesehatan
Salah satu bidang yang menjadi perhatian ORI adalah pelayanan sosial, terutama membantu masyarakat memperoleh akses kesehatan dan jaminan sosial.

ORI harus hadir mendampingi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan, Jaminan Kesehatan Nasional, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta berbagai program perlindungan sosial lainnya.
Program tersebut dapat dijalankan melalui pembentukan posko pelayanan dan pendampingan masyarakat di setiap tingkatan kepengurusan. Dengan demikian, keberadaan ORI benar-benar dirasakan sebagai organisasi yang memberikan solusi atas persoalan rakyat.
Membentuk Pusat Bantuan Hukum Rakyat
Ferri Nuzarli juga menegaskan pentingnya memperkuat Pusat Bantuan Hukum Rakyat Organisasi Rakyat Indonesia (PBHR-ORI) sebagai sarana pendampingan dan pembelaan hukum bagi masyarakat.
PBHR-ORI harus memiliki surat keputusan organisasi, kantor pelayanan yang jelas, serta didukung oleh advokat dan paralegal yang mempunyai pengetahuan, kemampuan, dan sertifikat pendampingan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
“Banyak masyarakat yang kesulitan memperoleh keadilan karena terbentur biaya. Di sinilah ORI harus hadir untuk memberikan pendampingan dan membantu rakyat yang benar-benar membutuhkan pembelaan hukum,” tegasnya.
Pelayanan bantuan hukum tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat kurang mampu, pekerja, petani, pelaku UMKM, serta kelompok masyarakat lainnya yang menghadapi persoalan hukum dan membutuhkan pendampingan.
Memperkuat Badan Media Rakyat
Program strategis berikutnya adalah membangun dan memperkuat Badan Media Rakyat sebagai sarana informasi, publikasi, edukasi, serta penyampaian perjuangan ORI kepada masyarakat.
Media Rakyat Indonesia diharapkan mampu mengabarkan seluruh kegiatan, program, dan keberhasilan organisasi melalui media sosial, portal berita, video, serta berbagai saluran komunikasi publik lainnya.
“Tanpa media, masyarakat akan sulit mengetahui apa yang sudah dikerjakan ORI. Media membuat organisasi semakin terlihat, dikenal, dan dipercaya oleh rakyat,” jelas Ferri Nuzarli.
Media ORI juga harus menjadi sarana untuk menyampaikan informasi yang benar, membangun kesadaran masyarakat, mengawal kebijakan publik, dan memperjuangkan kepentingan rakyat secara bertanggung jawab.
Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
Selain pelayanan sosial, hukum, dan media, ORI akan memperluas program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi, pendampingan usaha mikro, pelatihan kerja, pembukaan peluang usaha, serta pengembangan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan UMKM.
ORI harus menjadi penghubung antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai lembaga terkait agar program pemberdayaan ekonomi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Pemberdayaan tersebut tidak hanya berupa bantuan, tetapi juga pelatihan, edukasi, peningkatan keterampilan, akses pemasaran, penguatan kelembagaan usaha, dan pendampingan agar masyarakat semakin mandiri.
Menyiapkan Kader untuk Berpartisipasi dalam Demokrasi
Ferri Nuzarli turut mengajak seluruh kader ORI meningkatkan pengetahuan, kemampuan organisasi, serta pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kader-kader ORI harus memiliki perspektif kerakyatan, integritas, kemampuan kepemimpinan, dan keberanian untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi. ORI menjadi tempat pendidikan dan pengabdian agar kader mampu mengambil peran strategis di tengah masyarakat tanpa meninggalkan tujuan utama perjuangan organisasi.
ORI Harus Hadir dan Bermanfaat
Melalui berbagai program tersebut, ORI diarahkan menjadi organisasi rakyat yang terorganisasi, terdidik, terlihat, serta konsisten membela kepentingan masyarakat.
Ferri Nuzarli mengingatkan seluruh pengurus agar tidak hanya membangun organisasi secara administratif, tetapi juga menghadirkan kerja nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
“ORI harus hadir di tengah rakyat. Kita bantu masyarakat dalam pelayanan sosial, kesehatan, jaminan sosial, persoalan hukum, pemberdayaan ekonomi, dan penyampaian informasi. Dari kerja nyata itulah kepercayaan rakyat akan tumbuh.”
Ke depan, seluruh jajaran ORI dari tingkat pusat hingga daerah diharapkan bergerak bersama, memperkuat konsolidasi, serta menerjemahkan program organisasi menjadi pelayanan konkret bagi masyarakat.
ORI TERORGANISASI, ORI TERDIDIK, ORI TERLIHAT, ORI MEMBELA, ORI HADIR UNTUK RAKYAT.
ORI Bersatu, ORI Bergerak, ORI Berjuang untuk Rakyat Indonesia.